Rabu, 22 Mei 2013
Sabtu, 18 Mei 2013
masa depan masa depan
Diposting oleh fiqisafariputra di 23.39Friday, February 22, 2013
Menjadi Majikan Bagi Nasib Diri Sendiri
Miskin dan
kaya adalah nasib ” ini adalah mitos yang berlaku di dalam masyarakat,
khususnya di negara berkembang. Tak terkecuali di negara kita, Indonesia.
Kita sering
mendengar, bahkan mungkin termasuk di antara kita pernah berucap; miskin sudah
merupakan nasib kita. Bagaimanapun kita bekerja keras, tidak mungkin berubah,
karena ini sudah suratan takdir. Sebaliknya, kalau nasib kita sudah ditentukan
kaya dari “sononya”, maka usaha apa pun, bahkan kerja “seenaknya” bisa
menjadikan kita sukses dan kaya.
Mitos
seperti ini, sadar atau tidak, sudah diterima secara dogmatis di dalam
masyarakat kita. Ditambah dengan mitos-mitos modern yang destruktif, seperti;
bila kita berpendidikan rendah (hanya lulusan SMA/SMP/bahkan SD) maka spontan
yang timbul di benak kita; kita sulit maju, sulit sukses dan kaya.
Dengan
persepsi seperti ini, jelas kita telah terkena penyakit mitos yang menyesatkan.
Hal ini akan mempengaruhi sikap mental dalam praktek di kehidupan nyata,
sehingga menghasilkan kualitas hidup “ala kadarnya” atau sekedar hidup. Jika
mitos ini dimiliki oleh mayoritas masyarakat kita, bagaimana mungkin kita bisa
mengentaskan kemiskinan untuk menuju pada cita cita bangsa , yaitu; masyarakat
adil-makmur dan sejahtera.
READ MORE...
Label:
Extra,
Hidup,
kerja sama,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Sikap dan Perilaku
Masalah? Siapa Takut
Tidak ada
manusia yang terlahir tanpa masalah. Banyak di antara kita menganggap masalah
adalah momok yang menyeramkan, dan tentunya tidak ada manusia yang mau menerima
suatu masalah. Tapi apabila kita mau melihat sisi lain dari suatu masalah kita
sukses mendapatkan pelajaran baru dalam hidup ini.
Masalah
memberikan kita pengalaman yang belum tentu orang lain dapatkan. Kita bisa
menjadi lebih dewasa dan kuat dalam menjalani hidup ini.
Jadi ucapkan
salam dan selamat datang pada masalah, dan jalani dengan kesabaran.
Masalah
adalah cara Tuhan agar kita belajar dan mengambil hikmah dibalik itu semua.
Di balik
cobaan pasti tersimpan buah yang manis.
Ingatlah
semakin TUHAN memberikan cobaan,maka kita adalah termasuk golongan orang orang
yang di sayangi TUHAN.
Masalah
adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan
ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda. Tanpa masalah, anda tak layak
memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah
sebagai hadiah.
Penyesalan Datangnya Belakangan
Berikut kisah inspirasi dari seorang teman, semoga dapat diambil hikmahnya :
Impian.. Impian oh Impian..
Impian.. Impian oh Impian..
Hmmm…
Gue adalah seorang mahasiswi semester 5 di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta. Membahas tentang impian, menurut gue impian itu adalah suatu keinginan dalam diri yang memberikan motivasi kepada kita untuk mencapai keinginan tersebut. Keinginan tersebut dapat kita raih sesuai usaha yang kita lakukan guna merealisasikannya.
Tapi..
Saat ini gue cuma bisa nyesel, nyesel senyesel-nyeselnya. Begini ceritanya…
Waktu gue semester 1, gue getol banget yang namanya belajar. Nilai-nilai yang gue dapet pun min 7 dan semester itu pun gue lalui dengan baik. Bisa dibilang gue adalah seseorang yang cepat puas sama hasil yang udah didapet. Yang akhirnya semester 2 gue agak males belajar.
Gue adalah seorang mahasiswi semester 5 di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta. Membahas tentang impian, menurut gue impian itu adalah suatu keinginan dalam diri yang memberikan motivasi kepada kita untuk mencapai keinginan tersebut. Keinginan tersebut dapat kita raih sesuai usaha yang kita lakukan guna merealisasikannya.
Tapi..
Saat ini gue cuma bisa nyesel, nyesel senyesel-nyeselnya. Begini ceritanya…
Waktu gue semester 1, gue getol banget yang namanya belajar. Nilai-nilai yang gue dapet pun min 7 dan semester itu pun gue lalui dengan baik. Bisa dibilang gue adalah seseorang yang cepat puas sama hasil yang udah didapet. Yang akhirnya semester 2 gue agak males belajar.
“ah.. ngapain belajar, toh gue bisa kok.. gue kehilangan motivasi, dan meremehkan materinya juga baru kaya gitu,
gampanglah…” pikir gue waktu itu.
READ MORE...
Label:
Extra,
Hidup,
kesuksesan,
Kisah Inspirasi,
Masa Depan,
Renungan Motivasi
Masa Depan Adalah Misteri
Apapun yang akan terjadi kehidupan besok masih lah merupakan sebuah misteri. Kita dituntut agar waspada dan lebih bijaksana dalam mengelola waktu kita yang ada. Ingat waktu tidak akan bisa diputar kembali. Sekali waktu
berjalan maka cukup kali itu saja moment tersebut akan berlangsung.
Hasilnya di kemudian hari hanyalah tersisa penyesalan belaka.
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
Malam itu, 3 minggu yang lalu John membawa pekerjaannya pulang. Ada rapat umum yang sangat penting besok pagi dengan para pemegang saham. Pada saat John memeriksa pekerjaannya, Magy putrinya yang baru berusia 2 tahun datang menghampiri, sambil membawa buku ceritanya yang masih baru.
READ MORE...
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
Malam itu, 3 minggu yang lalu John membawa pekerjaannya pulang. Ada rapat umum yang sangat penting besok pagi dengan para pemegang saham. Pada saat John memeriksa pekerjaannya, Magy putrinya yang baru berusia 2 tahun datang menghampiri, sambil membawa buku ceritanya yang masih baru.
READ MORE...
Label:
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Sikap dan Perilaku,
Waktu
Sunday, May 22, 2011
Kebahagiaan tergantung dari sudut pandang kita
Alkisah ada seorang anak berumur belasan tahun bernama Clark, yang
pada suatu malam akan menonton sirkus bersama ayahnya. Ketika tiba di
loket, Clark dan Ayahnya mengantri di belakang serombongan keluarga
besar yang terdiri dari Bapak, Ibu dan 8 orang anaknya. Keluarga tadi
terlihat bahagia malam itu dapat menonton sirkus. Dari pembicaraan yang
terdengar oleh Clark dan Ayahnya, Clark tahu bahwa Bapak ke-8 anak tadi
telah bekerja ekstra untuk dapat mengajak anak-anaknya menonton sirkus
malam itu.
Namun, ketika sampai di loket dan hendak membayar, wajah Bapak 8 anak tadi nampak pucat pasi. Ternyata uang 40 dollar yang telah dikumpulkannya dengan susah payah, tidak cukup untuk membayar tiket untuk 2 orang dewasa dan 8 anak yang total harganya 60 dollar. Pasangan suami istri itu pun saling berbisik, bagaimana harus mengatakan kepada anak-anak mereka bahwa malam itu mereka batal nonton sirkus karena uangnya kurang. Sementara anak-anaknya tampak begitu gembira dan sudah tidak sabar untuk segera masuk ke sirkus.
Tiba-tiba
READ MORE...
Namun, ketika sampai di loket dan hendak membayar, wajah Bapak 8 anak tadi nampak pucat pasi. Ternyata uang 40 dollar yang telah dikumpulkannya dengan susah payah, tidak cukup untuk membayar tiket untuk 2 orang dewasa dan 8 anak yang total harganya 60 dollar. Pasangan suami istri itu pun saling berbisik, bagaimana harus mengatakan kepada anak-anak mereka bahwa malam itu mereka batal nonton sirkus karena uangnya kurang. Sementara anak-anaknya tampak begitu gembira dan sudah tidak sabar untuk segera masuk ke sirkus.
Tiba-tiba
READ MORE...
Saturday, April 9, 2011
Kejujuran lebih berharga dari emas permata
Disuatu desa terpencil dipinggiran kota , tinggalah seorang anak laki-laki bersama 6 saudaranya, kehidupan
keluarga ini terlihat sangatlah sederhana, orang tuanya hanya seorang
buruh tani, kakak dan adiknya semua masih bersekolah sementara ibunya
hanya seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurusi keluarga.
Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah, ia pergi kepasar untuk berjualan asongan. Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar, terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya bungkusan tersebut, kemudian dibukanya bungkusan itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar yang tidak pernah dilihatnya seumur hidup.
READ MORE...
Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah, ia pergi kepasar untuk berjualan asongan. Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar, terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya bungkusan tersebut, kemudian dibukanya bungkusan itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar yang tidak pernah dilihatnya seumur hidup.
Label:
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Sikap dan Perilaku
Saturday, November 21, 2009
Curahan Hati
Ini adalah percakapan para bayi yang belum bisa bicara, di Rumah
sakit bersalin lebih tepatnya di kamar bayi, tetapi walaupun mereka
tidak bisa bicara...Mereka bisa kontak batin antara bayi satu dengan
lainnya. Kalau mereka bisa ngobrol, kira-kira percakapan mereka seperti
apa yah???..
Dibawah ini ilustrasi motivasi, dimana tiap-tiap bayi saling melontarkan pendapat mereka masing-masing.
READ MORE...
Dibawah ini ilustrasi motivasi, dimana tiap-tiap bayi saling melontarkan pendapat mereka masing-masing.
READ MORE...
Label:
anicca,
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Waktu
Thursday, November 12, 2009
Berikan yang terbaik
Apapun yang akan terjadi besok masih lah merupakan sebuah misteri.
Kita dituntut agar waspada dan lebih bijaksana dalam mengelola waktu kita yang ada. Ingat waktu tidak akan bisa diputar kembali. Sekali waktu
berjalan maka cukup kali itu saja moment tersebut akan berlangsung.
Hasilnya di kemudian hari hanyalah tersisa penyesalan belaka.
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
READ MORE...
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
READ MORE...
Label:
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Waktu
Tuesday, October 27, 2009
Hidup, Belajar Dari Kesalahan
Pikiran manusia memang sulit untuk dikendalikan, Dalam hidup,
terkadang kita banyak mengunakan pembenaran untuk hal yang sebenarnya
salah / kurang baik, dalam hal ini adalah karena untuk pembelaan
terhadap diri sendiri.
Dan terkadang kita tidak dapat melihat kebenaran dan kebaikan yang dilakukan oleh orang lain, yang dalam hal ini dikarenakan oleh iri hati atau ketidaksukaan pribadi.
Sulitnya melihat kebaikan sebagai kebaikan, kesalahan sebagai kesalahan.
semua dikarenakan sangat sulit untuk menilai diri sendiri,
Sulit membangkitkan kebaikan di dalam diri, dan sulit mengendalikan kesalahan diri sendiri.
READ MORE...
Dan terkadang kita tidak dapat melihat kebenaran dan kebaikan yang dilakukan oleh orang lain, yang dalam hal ini dikarenakan oleh iri hati atau ketidaksukaan pribadi.
Sulitnya melihat kebaikan sebagai kebaikan, kesalahan sebagai kesalahan.
semua dikarenakan sangat sulit untuk menilai diri sendiri,
Sulit membangkitkan kebaikan di dalam diri, dan sulit mengendalikan kesalahan diri sendiri.
READ MORE...
Label:
anicca,
Hidup,
kerja sama,
kesuksesan,
Masa Depan,
Renungan Motivasi
Friday, October 16, 2009
We Create Our Life
Menangislah sejadi-jadinya dalam semalam..
Karena esok harus mulai merintis masa depan..
Tidaklah mungkin bagi manusia untuk hidup tanpa menghadapi masalah dan kesedihan. Dan tidak ada pula manusia yang dilahirkan dalam bentuk “PERFECT”. Sepintar-pintarnya atau setampan-tampannya dia pasti tetap memiliki kecacatan (imperfect).
masa depan masa depan
Diposting oleh fiqisafariputra di 23.39Friday, February 22, 2013
Menjadi Majikan Bagi Nasib Diri Sendiri
Miskin dan
kaya adalah nasib ” ini adalah mitos yang berlaku di dalam masyarakat,
khususnya di negara berkembang. Tak terkecuali di negara kita, Indonesia.
Kita sering
mendengar, bahkan mungkin termasuk di antara kita pernah berucap; miskin sudah
merupakan nasib kita. Bagaimanapun kita bekerja keras, tidak mungkin berubah,
karena ini sudah suratan takdir. Sebaliknya, kalau nasib kita sudah ditentukan
kaya dari “sononya”, maka usaha apa pun, bahkan kerja “seenaknya” bisa
menjadikan kita sukses dan kaya.
Mitos
seperti ini, sadar atau tidak, sudah diterima secara dogmatis di dalam
masyarakat kita. Ditambah dengan mitos-mitos modern yang destruktif, seperti;
bila kita berpendidikan rendah (hanya lulusan SMA/SMP/bahkan SD) maka spontan
yang timbul di benak kita; kita sulit maju, sulit sukses dan kaya.
Dengan
persepsi seperti ini, jelas kita telah terkena penyakit mitos yang menyesatkan.
Hal ini akan mempengaruhi sikap mental dalam praktek di kehidupan nyata,
sehingga menghasilkan kualitas hidup “ala kadarnya” atau sekedar hidup. Jika
mitos ini dimiliki oleh mayoritas masyarakat kita, bagaimana mungkin kita bisa
mengentaskan kemiskinan untuk menuju pada cita cita bangsa , yaitu; masyarakat
adil-makmur dan sejahtera.
READ MORE...
Label:
Extra,
Hidup,
kerja sama,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Sikap dan Perilaku
Masalah? Siapa Takut
Tidak ada
manusia yang terlahir tanpa masalah. Banyak di antara kita menganggap masalah
adalah momok yang menyeramkan, dan tentunya tidak ada manusia yang mau menerima
suatu masalah. Tapi apabila kita mau melihat sisi lain dari suatu masalah kita
sukses mendapatkan pelajaran baru dalam hidup ini.
Masalah
memberikan kita pengalaman yang belum tentu orang lain dapatkan. Kita bisa
menjadi lebih dewasa dan kuat dalam menjalani hidup ini.
Jadi ucapkan
salam dan selamat datang pada masalah, dan jalani dengan kesabaran.
Masalah
adalah cara Tuhan agar kita belajar dan mengambil hikmah dibalik itu semua.
Di balik
cobaan pasti tersimpan buah yang manis.
Ingatlah
semakin TUHAN memberikan cobaan,maka kita adalah termasuk golongan orang orang
yang di sayangi TUHAN.
Masalah
adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan
ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda. Tanpa masalah, anda tak layak
memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah
sebagai hadiah.
Penyesalan Datangnya Belakangan
Berikut kisah inspirasi dari seorang teman, semoga dapat diambil hikmahnya :
Impian.. Impian oh Impian..
Impian.. Impian oh Impian..
Hmmm…
Gue adalah seorang mahasiswi semester 5 di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta. Membahas tentang impian, menurut gue impian itu adalah suatu keinginan dalam diri yang memberikan motivasi kepada kita untuk mencapai keinginan tersebut. Keinginan tersebut dapat kita raih sesuai usaha yang kita lakukan guna merealisasikannya.
Tapi..
Saat ini gue cuma bisa nyesel, nyesel senyesel-nyeselnya. Begini ceritanya…
Waktu gue semester 1, gue getol banget yang namanya belajar. Nilai-nilai yang gue dapet pun min 7 dan semester itu pun gue lalui dengan baik. Bisa dibilang gue adalah seseorang yang cepat puas sama hasil yang udah didapet. Yang akhirnya semester 2 gue agak males belajar.
Gue adalah seorang mahasiswi semester 5 di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta. Membahas tentang impian, menurut gue impian itu adalah suatu keinginan dalam diri yang memberikan motivasi kepada kita untuk mencapai keinginan tersebut. Keinginan tersebut dapat kita raih sesuai usaha yang kita lakukan guna merealisasikannya.
Tapi..
Saat ini gue cuma bisa nyesel, nyesel senyesel-nyeselnya. Begini ceritanya…
Waktu gue semester 1, gue getol banget yang namanya belajar. Nilai-nilai yang gue dapet pun min 7 dan semester itu pun gue lalui dengan baik. Bisa dibilang gue adalah seseorang yang cepat puas sama hasil yang udah didapet. Yang akhirnya semester 2 gue agak males belajar.
“ah.. ngapain belajar, toh gue bisa kok.. gue kehilangan motivasi, dan meremehkan materinya juga baru kaya gitu,
gampanglah…” pikir gue waktu itu.
READ MORE...
Label:
Extra,
Hidup,
kesuksesan,
Kisah Inspirasi,
Masa Depan,
Renungan Motivasi
Masa Depan Adalah Misteri
Apapun yang akan terjadi kehidupan besok masih lah merupakan sebuah misteri. Kita dituntut agar waspada dan lebih bijaksana dalam mengelola waktu kita yang ada. Ingat waktu tidak akan bisa diputar kembali. Sekali waktu
berjalan maka cukup kali itu saja moment tersebut akan berlangsung.
Hasilnya di kemudian hari hanyalah tersisa penyesalan belaka.
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
Malam itu, 3 minggu yang lalu John membawa pekerjaannya pulang. Ada rapat umum yang sangat penting besok pagi dengan para pemegang saham. Pada saat John memeriksa pekerjaannya, Magy putrinya yang baru berusia 2 tahun datang menghampiri, sambil membawa buku ceritanya yang masih baru.
READ MORE...
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
Malam itu, 3 minggu yang lalu John membawa pekerjaannya pulang. Ada rapat umum yang sangat penting besok pagi dengan para pemegang saham. Pada saat John memeriksa pekerjaannya, Magy putrinya yang baru berusia 2 tahun datang menghampiri, sambil membawa buku ceritanya yang masih baru.
READ MORE...
Label:
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Sikap dan Perilaku,
Waktu
Sunday, May 22, 2011
Kebahagiaan tergantung dari sudut pandang kita
Alkisah ada seorang anak berumur belasan tahun bernama Clark, yang
pada suatu malam akan menonton sirkus bersama ayahnya. Ketika tiba di
loket, Clark dan Ayahnya mengantri di belakang serombongan keluarga
besar yang terdiri dari Bapak, Ibu dan 8 orang anaknya. Keluarga tadi
terlihat bahagia malam itu dapat menonton sirkus. Dari pembicaraan yang
terdengar oleh Clark dan Ayahnya, Clark tahu bahwa Bapak ke-8 anak tadi
telah bekerja ekstra untuk dapat mengajak anak-anaknya menonton sirkus
malam itu.
Namun, ketika sampai di loket dan hendak membayar, wajah Bapak 8 anak tadi nampak pucat pasi. Ternyata uang 40 dollar yang telah dikumpulkannya dengan susah payah, tidak cukup untuk membayar tiket untuk 2 orang dewasa dan 8 anak yang total harganya 60 dollar. Pasangan suami istri itu pun saling berbisik, bagaimana harus mengatakan kepada anak-anak mereka bahwa malam itu mereka batal nonton sirkus karena uangnya kurang. Sementara anak-anaknya tampak begitu gembira dan sudah tidak sabar untuk segera masuk ke sirkus.
Tiba-tiba
READ MORE...
Namun, ketika sampai di loket dan hendak membayar, wajah Bapak 8 anak tadi nampak pucat pasi. Ternyata uang 40 dollar yang telah dikumpulkannya dengan susah payah, tidak cukup untuk membayar tiket untuk 2 orang dewasa dan 8 anak yang total harganya 60 dollar. Pasangan suami istri itu pun saling berbisik, bagaimana harus mengatakan kepada anak-anak mereka bahwa malam itu mereka batal nonton sirkus karena uangnya kurang. Sementara anak-anaknya tampak begitu gembira dan sudah tidak sabar untuk segera masuk ke sirkus.
Tiba-tiba
READ MORE...
Saturday, April 9, 2011
Kejujuran lebih berharga dari emas permata
Disuatu desa terpencil dipinggiran kota , tinggalah seorang anak laki-laki bersama 6 saudaranya, kehidupan
keluarga ini terlihat sangatlah sederhana, orang tuanya hanya seorang
buruh tani, kakak dan adiknya semua masih bersekolah sementara ibunya
hanya seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurusi keluarga.
Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah, ia pergi kepasar untuk berjualan asongan. Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar, terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya bungkusan tersebut, kemudian dibukanya bungkusan itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar yang tidak pernah dilihatnya seumur hidup.
READ MORE...
Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah, ia pergi kepasar untuk berjualan asongan. Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar, terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya bungkusan tersebut, kemudian dibukanya bungkusan itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar yang tidak pernah dilihatnya seumur hidup.
Label:
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Sikap dan Perilaku
Saturday, November 21, 2009
Curahan Hati
Ini adalah percakapan para bayi yang belum bisa bicara, di Rumah
sakit bersalin lebih tepatnya di kamar bayi, tetapi walaupun mereka
tidak bisa bicara...Mereka bisa kontak batin antara bayi satu dengan
lainnya. Kalau mereka bisa ngobrol, kira-kira percakapan mereka seperti
apa yah???..
Dibawah ini ilustrasi motivasi, dimana tiap-tiap bayi saling melontarkan pendapat mereka masing-masing.
READ MORE...
Dibawah ini ilustrasi motivasi, dimana tiap-tiap bayi saling melontarkan pendapat mereka masing-masing.
READ MORE...
Label:
anicca,
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Waktu
Thursday, November 12, 2009
Berikan yang terbaik
Apapun yang akan terjadi besok masih lah merupakan sebuah misteri.
Kita dituntut agar waspada dan lebih bijaksana dalam mengelola waktu kita yang ada. Ingat waktu tidak akan bisa diputar kembali. Sekali waktu
berjalan maka cukup kali itu saja moment tersebut akan berlangsung.
Hasilnya di kemudian hari hanyalah tersisa penyesalan belaka.
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
READ MORE...
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
READ MORE...
Label:
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Waktu
Tuesday, October 27, 2009
Hidup, Belajar Dari Kesalahan
Pikiran manusia memang sulit untuk dikendalikan, Dalam hidup,
terkadang kita banyak mengunakan pembenaran untuk hal yang sebenarnya
salah / kurang baik, dalam hal ini adalah karena untuk pembelaan
terhadap diri sendiri.
Dan terkadang kita tidak dapat melihat kebenaran dan kebaikan yang dilakukan oleh orang lain, yang dalam hal ini dikarenakan oleh iri hati atau ketidaksukaan pribadi.
Sulitnya melihat kebaikan sebagai kebaikan, kesalahan sebagai kesalahan.
semua dikarenakan sangat sulit untuk menilai diri sendiri,
Sulit membangkitkan kebaikan di dalam diri, dan sulit mengendalikan kesalahan diri sendiri.
READ MORE...
Dan terkadang kita tidak dapat melihat kebenaran dan kebaikan yang dilakukan oleh orang lain, yang dalam hal ini dikarenakan oleh iri hati atau ketidaksukaan pribadi.
Sulitnya melihat kebaikan sebagai kebaikan, kesalahan sebagai kesalahan.
semua dikarenakan sangat sulit untuk menilai diri sendiri,
Sulit membangkitkan kebaikan di dalam diri, dan sulit mengendalikan kesalahan diri sendiri.
READ MORE...
Label:
anicca,
Hidup,
kerja sama,
kesuksesan,
Masa Depan,
Renungan Motivasi
Friday, October 16, 2009
We Create Our Life
Menangislah sejadi-jadinya dalam semalam..
Karena esok harus mulai merintis masa depan..
Tidaklah mungkin bagi manusia untuk hidup tanpa menghadapi masalah dan kesedihan. Dan tidak ada pula manusia yang dilahirkan dalam bentuk “PERFECT”. Sepintar-pintarnya atau setampan-tampannya dia pasti tetap memiliki kecacatan (imperfect).
masa depan masa depan
Diposting oleh fiqisafariputra di 23.39Friday, February 22, 2013
Menjadi Majikan Bagi Nasib Diri Sendiri
Miskin dan
kaya adalah nasib ” ini adalah mitos yang berlaku di dalam masyarakat,
khususnya di negara berkembang. Tak terkecuali di negara kita, Indonesia.
Kita sering
mendengar, bahkan mungkin termasuk di antara kita pernah berucap; miskin sudah
merupakan nasib kita. Bagaimanapun kita bekerja keras, tidak mungkin berubah,
karena ini sudah suratan takdir. Sebaliknya, kalau nasib kita sudah ditentukan
kaya dari “sononya”, maka usaha apa pun, bahkan kerja “seenaknya” bisa
menjadikan kita sukses dan kaya.
Mitos
seperti ini, sadar atau tidak, sudah diterima secara dogmatis di dalam
masyarakat kita. Ditambah dengan mitos-mitos modern yang destruktif, seperti;
bila kita berpendidikan rendah (hanya lulusan SMA/SMP/bahkan SD) maka spontan
yang timbul di benak kita; kita sulit maju, sulit sukses dan kaya.
Dengan
persepsi seperti ini, jelas kita telah terkena penyakit mitos yang menyesatkan.
Hal ini akan mempengaruhi sikap mental dalam praktek di kehidupan nyata,
sehingga menghasilkan kualitas hidup “ala kadarnya” atau sekedar hidup. Jika
mitos ini dimiliki oleh mayoritas masyarakat kita, bagaimana mungkin kita bisa
mengentaskan kemiskinan untuk menuju pada cita cita bangsa , yaitu; masyarakat
adil-makmur dan sejahtera.
READ MORE...
Label:
Extra,
Hidup,
kerja sama,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Sikap dan Perilaku
Masalah? Siapa Takut
Tidak ada
manusia yang terlahir tanpa masalah. Banyak di antara kita menganggap masalah
adalah momok yang menyeramkan, dan tentunya tidak ada manusia yang mau menerima
suatu masalah. Tapi apabila kita mau melihat sisi lain dari suatu masalah kita
sukses mendapatkan pelajaran baru dalam hidup ini.
Masalah
memberikan kita pengalaman yang belum tentu orang lain dapatkan. Kita bisa
menjadi lebih dewasa dan kuat dalam menjalani hidup ini.
Jadi ucapkan
salam dan selamat datang pada masalah, dan jalani dengan kesabaran.
Masalah
adalah cara Tuhan agar kita belajar dan mengambil hikmah dibalik itu semua.
Di balik
cobaan pasti tersimpan buah yang manis.
Ingatlah
semakin TUHAN memberikan cobaan,maka kita adalah termasuk golongan orang orang
yang di sayangi TUHAN.
Masalah
adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan
ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda. Tanpa masalah, anda tak layak
memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah
sebagai hadiah.
Penyesalan Datangnya Belakangan
Berikut kisah inspirasi dari seorang teman, semoga dapat diambil hikmahnya :
Impian.. Impian oh Impian..
Impian.. Impian oh Impian..
Hmmm…
Gue adalah seorang mahasiswi semester 5 di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta. Membahas tentang impian, menurut gue impian itu adalah suatu keinginan dalam diri yang memberikan motivasi kepada kita untuk mencapai keinginan tersebut. Keinginan tersebut dapat kita raih sesuai usaha yang kita lakukan guna merealisasikannya.
Tapi..
Saat ini gue cuma bisa nyesel, nyesel senyesel-nyeselnya. Begini ceritanya…
Waktu gue semester 1, gue getol banget yang namanya belajar. Nilai-nilai yang gue dapet pun min 7 dan semester itu pun gue lalui dengan baik. Bisa dibilang gue adalah seseorang yang cepat puas sama hasil yang udah didapet. Yang akhirnya semester 2 gue agak males belajar.
Gue adalah seorang mahasiswi semester 5 di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta. Membahas tentang impian, menurut gue impian itu adalah suatu keinginan dalam diri yang memberikan motivasi kepada kita untuk mencapai keinginan tersebut. Keinginan tersebut dapat kita raih sesuai usaha yang kita lakukan guna merealisasikannya.
Tapi..
Saat ini gue cuma bisa nyesel, nyesel senyesel-nyeselnya. Begini ceritanya…
Waktu gue semester 1, gue getol banget yang namanya belajar. Nilai-nilai yang gue dapet pun min 7 dan semester itu pun gue lalui dengan baik. Bisa dibilang gue adalah seseorang yang cepat puas sama hasil yang udah didapet. Yang akhirnya semester 2 gue agak males belajar.
“ah.. ngapain belajar, toh gue bisa kok.. gue kehilangan motivasi, dan meremehkan materinya juga baru kaya gitu,
gampanglah…” pikir gue waktu itu.
READ MORE...
Label:
Extra,
Hidup,
kesuksesan,
Kisah Inspirasi,
Masa Depan,
Renungan Motivasi
Masa Depan Adalah Misteri
Apapun yang akan terjadi kehidupan besok masih lah merupakan sebuah misteri. Kita dituntut agar waspada dan lebih bijaksana dalam mengelola waktu kita yang ada. Ingat waktu tidak akan bisa diputar kembali. Sekali waktu
berjalan maka cukup kali itu saja moment tersebut akan berlangsung.
Hasilnya di kemudian hari hanyalah tersisa penyesalan belaka.
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
Malam itu, 3 minggu yang lalu John membawa pekerjaannya pulang. Ada rapat umum yang sangat penting besok pagi dengan para pemegang saham. Pada saat John memeriksa pekerjaannya, Magy putrinya yang baru berusia 2 tahun datang menghampiri, sambil membawa buku ceritanya yang masih baru.
READ MORE...
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
Malam itu, 3 minggu yang lalu John membawa pekerjaannya pulang. Ada rapat umum yang sangat penting besok pagi dengan para pemegang saham. Pada saat John memeriksa pekerjaannya, Magy putrinya yang baru berusia 2 tahun datang menghampiri, sambil membawa buku ceritanya yang masih baru.
READ MORE...
Label:
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Sikap dan Perilaku,
Waktu
Sunday, May 22, 2011
Kebahagiaan tergantung dari sudut pandang kita
Alkisah ada seorang anak berumur belasan tahun bernama Clark, yang
pada suatu malam akan menonton sirkus bersama ayahnya. Ketika tiba di
loket, Clark dan Ayahnya mengantri di belakang serombongan keluarga
besar yang terdiri dari Bapak, Ibu dan 8 orang anaknya. Keluarga tadi
terlihat bahagia malam itu dapat menonton sirkus. Dari pembicaraan yang
terdengar oleh Clark dan Ayahnya, Clark tahu bahwa Bapak ke-8 anak tadi
telah bekerja ekstra untuk dapat mengajak anak-anaknya menonton sirkus
malam itu.
Namun, ketika sampai di loket dan hendak membayar, wajah Bapak 8 anak tadi nampak pucat pasi. Ternyata uang 40 dollar yang telah dikumpulkannya dengan susah payah, tidak cukup untuk membayar tiket untuk 2 orang dewasa dan 8 anak yang total harganya 60 dollar. Pasangan suami istri itu pun saling berbisik, bagaimana harus mengatakan kepada anak-anak mereka bahwa malam itu mereka batal nonton sirkus karena uangnya kurang. Sementara anak-anaknya tampak begitu gembira dan sudah tidak sabar untuk segera masuk ke sirkus.
Tiba-tiba
READ MORE...
Namun, ketika sampai di loket dan hendak membayar, wajah Bapak 8 anak tadi nampak pucat pasi. Ternyata uang 40 dollar yang telah dikumpulkannya dengan susah payah, tidak cukup untuk membayar tiket untuk 2 orang dewasa dan 8 anak yang total harganya 60 dollar. Pasangan suami istri itu pun saling berbisik, bagaimana harus mengatakan kepada anak-anak mereka bahwa malam itu mereka batal nonton sirkus karena uangnya kurang. Sementara anak-anaknya tampak begitu gembira dan sudah tidak sabar untuk segera masuk ke sirkus.
Tiba-tiba
READ MORE...
Saturday, April 9, 2011
Kejujuran lebih berharga dari emas permata
Disuatu desa terpencil dipinggiran kota , tinggalah seorang anak laki-laki bersama 6 saudaranya, kehidupan
keluarga ini terlihat sangatlah sederhana, orang tuanya hanya seorang
buruh tani, kakak dan adiknya semua masih bersekolah sementara ibunya
hanya seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurusi keluarga.
Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah, ia pergi kepasar untuk berjualan asongan. Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar, terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya bungkusan tersebut, kemudian dibukanya bungkusan itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar yang tidak pernah dilihatnya seumur hidup.
READ MORE...
Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah, ia pergi kepasar untuk berjualan asongan. Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar, terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya bungkusan tersebut, kemudian dibukanya bungkusan itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar yang tidak pernah dilihatnya seumur hidup.
Label:
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Sikap dan Perilaku
Saturday, November 21, 2009
Curahan Hati
Ini adalah percakapan para bayi yang belum bisa bicara, di Rumah
sakit bersalin lebih tepatnya di kamar bayi, tetapi walaupun mereka
tidak bisa bicara...Mereka bisa kontak batin antara bayi satu dengan
lainnya. Kalau mereka bisa ngobrol, kira-kira percakapan mereka seperti
apa yah???..
Dibawah ini ilustrasi motivasi, dimana tiap-tiap bayi saling melontarkan pendapat mereka masing-masing.
READ MORE...
Dibawah ini ilustrasi motivasi, dimana tiap-tiap bayi saling melontarkan pendapat mereka masing-masing.
READ MORE...
Label:
anicca,
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Waktu
Thursday, November 12, 2009
Berikan yang terbaik
Apapun yang akan terjadi besok masih lah merupakan sebuah misteri.
Kita dituntut agar waspada dan lebih bijaksana dalam mengelola waktu kita yang ada. Ingat waktu tidak akan bisa diputar kembali. Sekali waktu
berjalan maka cukup kali itu saja moment tersebut akan berlangsung.
Hasilnya di kemudian hari hanyalah tersisa penyesalan belaka.
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
READ MORE...
Semuanya itu disadari John pada saat dia sedang termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.
READ MORE...
Label:
Hidup,
Masa Depan,
Renungan Motivasi,
Waktu
Tuesday, October 27, 2009
Hidup, Belajar Dari Kesalahan
Pikiran manusia memang sulit untuk dikendalikan, Dalam hidup,
terkadang kita banyak mengunakan pembenaran untuk hal yang sebenarnya
salah / kurang baik, dalam hal ini adalah karena untuk pembelaan
terhadap diri sendiri.
Dan terkadang kita tidak dapat melihat kebenaran dan kebaikan yang dilakukan oleh orang lain, yang dalam hal ini dikarenakan oleh iri hati atau ketidaksukaan pribadi.
Sulitnya melihat kebaikan sebagai kebaikan, kesalahan sebagai kesalahan.
semua dikarenakan sangat sulit untuk menilai diri sendiri,
Sulit membangkitkan kebaikan di dalam diri, dan sulit mengendalikan kesalahan diri sendiri.
READ MORE...
Dan terkadang kita tidak dapat melihat kebenaran dan kebaikan yang dilakukan oleh orang lain, yang dalam hal ini dikarenakan oleh iri hati atau ketidaksukaan pribadi.
Sulitnya melihat kebaikan sebagai kebaikan, kesalahan sebagai kesalahan.
semua dikarenakan sangat sulit untuk menilai diri sendiri,
Sulit membangkitkan kebaikan di dalam diri, dan sulit mengendalikan kesalahan diri sendiri.
READ MORE...
Label:
anicca,
Hidup,
kerja sama,
kesuksesan,
Masa Depan,
Renungan Motivasi
Friday, October 16, 2009
We Create Our Life
Menangislah sejadi-jadinya dalam semalam..
Karena esok harus mulai merintis masa depan..
Tidaklah mungkin bagi manusia untuk hidup tanpa menghadapi masalah dan kesedihan. Dan tidak ada pula manusia yang dilahirkan dalam bentuk “PERFECT”. Sepintar-pintarnya atau setampan-tampannya dia pasti tetap memiliki kecacatan (imperfect).
Subscribe to:
Komentar (Atom)

